Travel / What to do / Yummy

Williamsburg dan Chelsea, Surga Hipster di NYC

1_Smorgasburg - 1

Home Frite yang tersedia di Smorgasburg, Williamsburg. Kedainya super-antre. Sebelum dimakan, foto dulu dengan pemandangan NYC di belakang sana   

Silakan googling tentang kota-kota paling hipster di dunia. New York City pasti akan selalu masuk dalam daftar. Bahkan, nggak jarang jadi yang nomor 1. Kawasan yang paling sering disebut adalah Williamsburg, Brooklyn. Selain Williamsburg, menurut saya Chelsea juga adalah surga hipster di NYC.

Berikut ini adalah empat tempat nongkrong di Williamsburg dan Chelsea yang wajib dikunjungi hipster.

1_Smorgasburgx - 1

Rasanya mirip sate, tapi ini pakai ketan, tahu, atau ayam. – Smorgasburg

Smorgasburg

Smorgasburg menyebut dirinya sebagai Brooklyn Flea Food Market. Gampangnya, semacam bazar makanan, dengan menu yang unik dan hanya buka saat weekend. Misalnya, sticky rice yang pakai ayam atau tofu yang dibumbui saus kacang (mirip rasa sate) atau kentang goreng yang diberi saus-saus unik.

Begitu populernya, Smorgaburg ada di beberapa lokasi. Jangan lupa cek dulu website mereka untuk tahu lokasi yang ingin dituju dan jadwal bukanya, supaya nggak sampai nyasar. Di situ juga ada cara menuju ke lokasi dengan memakai berbagai kendaraan.

Lokasi yang saya kunjungi ada di Williamsburg, neighborhood yang juga “ibu kota” hipster dunia. Di sana Smorgasburg mengambil tempat persis di samping East River dengan pemandangan gedung-gedung NYC. Tzakep!

Sebagai catatan, harga makanan di sini nggak tergolong murah. Karena ukuran makanannya yang seperti camilan, hati-hati lapar mata!

1_Artist_Market_Williamsburg - 1

Topi vintage yang saya beli di Artist & Flea, Williamsburg

Artist & Fleas 

Masih dari sekitaran Williamsburg, jangan lupa juga mampir di Artist & Fleas. Sesuai namanya, yang dijual di sini adalah barang-barang bikin artis dan desainer lokal, plus barang vintage atau barang bekas yang dikurasi khusus sehingga sudah disortir dengan baik.

Untuk yang doyan barang vintage, tempat ini nggak boleh dilewatkan. Asal jangan lupa siapkan kemampuan menawar karena beberapa toko memang diperbolehkan tawar-menawar.

Dagangan di sini macam-macam. Mulai dari T-Shirt yang dijahit dengan gambar-gambar kartun (dan kita bisa lihat langsung proses pengerjaannya), pajangan dinding, foto-foto hasil jepretan si fotografer (dan fotografernya langsung yang berjualan). Overall, suasananya seru. Walau nggak belanja, rasanya akan tetap happy ke sini. Untuk tahu cara menuju ke lokasi, klik websitenya di sini.

1_Chelsea_Market_NYC - 1

Jarang-jarang kan ada pasar pakai pajangan foto-foto keren. Ini Chelsea Market.

Chelsea Market 

Sebelum datang ke sini, saya banyak membaca bahwa Chelsea Market menyimpan banyak makanan enak. Waktu sampai di sana, karena kepagian, saya pun keliling dulu mengitari pasar hipster ini. Dan betul saya semua makanan yang ditawarkan bikin ngiler….

Salah satu yang katanya paling direkomendasikan adalah kedai seafood Lobster Place. Tapi karena alasan kesehatan (Asam urat! Jangan diketawain!), saya nggak memilih ke sana. Lalu, menjajal Takumi, kedai yang mengawinkan makanan Jepang dan Meksiko.

1_Chelsea_Market_NYC_Yummy - 1

Takumi, perkawinan makanan Jepang dan Meksiko.

Sekedar tips, walau pasar ini bukanya jam 7 pagi, tapi makanan baru tersedia sekitar jam 11. Jadi, jangan terlalu pagi datang ke sini..

Nah, kalau sudah di sini, jangan lupa sekaligus mampir ke High Line, tempat yang dulunya adalah rel kereta api dan sekarang diubah menjadi taman. Sayangnya, saya belum sempat ke sana. Tapi, dari foto-foto instagramnya lumayan kece… Nyesel gak ke sana😥

1_Annex_Flea_NYC - 1

Andai tinggal di NYC, pasti adalah barang pajangan ini yang saya bawa pulang…

Annex Market

Lokasi pasar yang sudah hidup di New York sejak tahun 1976 ini juga di Chelsea. Tapi, berbeda dengan flea market yang ada di Williamsburg, Annex Market agak sedikit lebih berantakan dan barang-barangnya nggak terlalu diseleksi. Sebagai sisi positifnya, harga barang relatif lebih murah.

Barang yang dijual juga buanyak yang unik. Selain pakaian, ada juga kamera tua, dekorasi rumah, foto-foto, kartu pos tua dari tahun 50-an, dan masih buanyak lagi yang lain.

Foto-foto tua yang saya beli di pasar barang bekas ini.

Selain di Chelsea, Annex Market juga buka di Hell’s Kitchen, setiap weekend, jam 9 pagi sampai 5 sore. Cara ke sana, klik link ini. (*)

Foto-Foto: Aziz Hasibuan

One thought on “Williamsburg dan Chelsea, Surga Hipster di NYC

  1. Pingback: Ke New York City saat USD Tinggi | Casual Hopper

What do you think? Your comments are welcome...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s